Muscam DPK KNPI Pamarayan Tetapkan Saepul Arifin Pimpin Periode 2026-2029

/


PortalBanten – KNPI Kecamatan Pamarayan lahirkan pemimpin baru Dalam agenda Musyawarah Kecamatan (MUSCAM) DPK KNPI Kecamatan Pamarayan yang digelar pada Minggu, 18 Oktober 2026.

Kepemimpinan baru ini diharapkan tidak berhenti pada pergantian figur, tetapi mampu mendorong gerakan pemuda yang lebih progresif dan berdampak bagi masyarakat.

Saepul ditetapkan sebagai Ketua DPK KNPI Pamarayan secara aklamasi melalui Musyawarah Kecamatan (Muscam) yang digelar di Aula Kecamatan pamarayan.

Pergantian kepemimpinan tersebut menjadi momentum regenerasi organisasi sekaligus tantangan bagi pengurus baru untuk membuktikan peran KNPI sebagai wadah aspirasi, gagasan, dan gerakan pemuda di tingkat kecamatan.

Ketua DPK KNPI Pamarayan periode sebelumnya, Ali Musa, menyampaikan bahwa Muscam merupakan bagian dari kewajiban organisasi untuk memastikan regenerasi kepemimpinan berjalan demi menjaga keberlangsungan gerakan pemuda.

Menurutnya, pergantian ketua bukan sekadar perpindahan jabatan, melainkan kesempatan untuk menghadirkan energi baru dalam mendorong perubahan di Kecamatan Pamarayan.

“Muscam ini kita selenggarakan sebagai bagian dari kewajiban organisasi. Setiap organisasi perlu regenerasi dan pemimpin baru yang menjadi motor gerakan dalam membawa perubahan untuk Pamarayan,” ujarnya.

Ia mengingatkan, KNPI tidak boleh terjebak dalam aktivitas seremonial yang hanya terlihat aktif pada kegiatan formal. Organisasi kepemudaan, kata dia, harus mampu menunjukkan keberpihakan melalui kerja nyata yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.

“Semoga pengurus dan pemimpin baru bisa menjalankan roda organisasi KNPI dengan baik dan memberikan dampak untuk Pamarayan,” ujarnya.

Muscam Tetapkan Saepul Arifin

Berdasarkan pantauan di lokasi, Muscam DPK KNPI Pamarayan berlangsung melalui sejumlah tahapan persidangan, mulai dari pimpinan sidang sementara hingga pimpinan sidang tetap.

Pada sidang awal, pimpinan sidang sementara membacakan tata tertib sebagai pedoman pelaksanaan forum.
Selanjutnya, persidangan dipimpin oleh tiga pimpinan sidang tetap.

Ketua DPD KNPI Kabupaten Serang, Imat, memimpin jalannya sidang hingga menghasilkan keputusan penetapan Saepul Arifin sebagai ketua untuk periode 2026-2029.

Keputusan tersebut menandai dimulainya tanggung jawab baru bagi Saepul beserta jajaran pengurus untuk merumuskan arah gerakan dan memperkuat kontribusi pemuda di Kecamatan Pamarayan.
Saepul Ingin KNPI Jadi Ruang Gagasan dan Gerakan.

Usai ditetapkan sebagai ketua, Saepul menegaskan bahwa amanah yang diterimanya merupakan tanggung jawab besar yang tidak dapat dijalankan seorang diri.

Ia berkomitmen membawa perubahan di tubuh KNPI Pamarayan dengan memadukan pemikiran konservatif dan reformis, sekaligus membuka ruang dialog agar gerakan organisasi tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat.

“Alhamdulillah, hari ini saya ditetapkan sebagai Ketua DPK KNPI Kecamatan Pamarayan. Ini merupakan tanggung jawab yang perlu saya jalankan,” ujarnya.

Menurutnya, kekuatan organisasi tidak semata-mata ditentukan oleh sosok ketua. Soliditas, komitmen, dan keterlibatan seluruh pengurus menjadi faktor penting agar program yang dirancang tidak berhenti sebagai wacana.

“Berbicara tentang masifnya gerakan DPK KNPI Kecamatan Pamarayan, tentunya bukan tergantung pada ketua saja, melainkan seluruh pengurus harus berjibaku dan bersama-sama bergerak untuk perubahan Pamarayan,” tandasnya.
Saepul juga menjelaskan, keputusannya maju sebagai ketua tidak hanya didorong ambisi pribadi. Ia menyebut kepemimpinan tersebut lahir dari kesepakatan bersama dan keresahan sejumlah pemuda yang menginginkan ruang untuk berekspresi, bertukar pikiran, serta menghasilkan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Sebelum Muscam digelar, Saepul bersama sejumlah pemuda membangun komunikasi dengan kepengurusan sebelumnya untuk mendorong pelaksanaan forum sebagai jalan regenerasi organisasi.

“Saya menjadi ketua tentunya bukan hanya soal tanggung jawab pribadi, tetapi juga merupakan hasil kesepakatan dalam Muscam. Sebelumnya, kami melihat keresahan pemuda yang menginginkan ruang untuk berekspresi dan bertukar pikiran agar bisa berdampak bagi masyarakat. Karena itu, saya dan kawan-kawan membuka ruang komunikasi dengan ketua KNPI sebelumnya untuk melaksanakan Muscam KNPI Pamarayan,” ujarnya.

Regenerasi Harus Berujung Kerja Nyata
Saepul berharap kepengurusan baru mampu menjaga semangat kebersamaan dan menjadikan Muscam sebagai titik awal konsolidasi gerakan pemuda, bukan sekadar agenda pergantian kepemimpinan.
Ia ingin KNPI Pamarayan menjadi ruang bagi pemuda untuk melahirkan gagasan, memperkuat solidaritas, dan menjalankan kegiatan yang memberi manfaat bagi masyarakat.

“Saya berharap teman-teman terus bergerak, melangkah, dan berjuang bersama untuk menuangkan pemikiran demi perubahan Pamarayan,” ujarnya.

Dengan kepemimpinan Saepul Arifin untuk periode 2026-2029, pekerjaan rumah KNPI Pamarayan kini bukan hanya membangun soliditas internal, tetapi juga membuktikan relevansi organisasi di tengah kebutuhan masyarakat.

Regenerasi kepemimpinan akan kehilangan maknanya jika tidak diikuti program yang terukur dan gerakan yang berkelanjutan. Karena itu, tantangan bagi Saepul dan seluruh pengurus adalah memastikan KNPI tidak sekadar menjadi tempat berhimpun, tetapi benar-benar hadir sebagai wadah aspirasi sekaligus penggerak perubahan bagi pemuda dan masyarakat Pamarayan.