PortalBanten – Pemerintah Kota Tangerang mengubah konsep peringatan Hari Lingkungan Hidup (HLH) 2026 dengan menghadirkan rangkaian kegiatan selama satu bulan penuh. Mengusung tema “Aksi untuk Iklim”, kegiatan tersebut dirancang untuk melibatkan masyarakat secara luas dalam berbagai aksi nyata menjaga lingkungan dan menghadapi dampak perubahan iklim.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang, Wawan Fauzi, mengatakan rangkaian kegiatan akan berlangsung mulai 2 hingga 30 Juni 2026 dengan melibatkan masyarakat, komunitas, sekolah, perusahaan, hingga organisasi kemasyarakatan.
“Rangkaian kegiatan tersebut menjadi wadah kolaborasi untuk menghadirkan aksi nyata dalam menjaga lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya upaya pengendalian perubahan iklim,” kata Wawan.
Menurutnya, berbagai kegiatan telah disiapkan sepanjang Juni, mulai dari uji emisi kendaraan, Car Free Day, lomba Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (RPLH), hingga berbagai program edukasi dan aksi lapangan.
“Kami juga melakukan sosialisasi Sekolah Adiwiyata, pelantikan Saka Kalpataru, penanaman pohon, sedekah sampah, penertiban TPS ilegal, truck wash, hingga berbagai aksi lingkungan lainnya yang tersebar di berbagai wilayah Kota Tangerang,” jelasnya.
Sebagai puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup 2026, DLH Kota Tangerang akan menggelar kegiatan bersama masyarakat pada Sabtu, 6 Juni 2026, di Taman Ekspresi Kota Tangerang, Jalan Pandan Raya, Kelurahan Nusa Jaya, Kecamatan Karawaci.
Selain itu, DLH juga membuka kesempatan bagi masyarakat, komunitas, sekolah, perusahaan, maupun organisasi untuk menyelenggarakan kegiatan lingkungan secara mandiri sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup.
“DLH juga membuka kesempatan bagi masyarakat, komunitas, sekolah, perusahaan, maupun organisasi untuk mendaftarkan kegiatan lingkungan yang diselenggarakan secara mandiri selama periode peringatan Hari Lingkungan Hidup,” ujar Wawan.
Melalui peringatan Hari Lingkungan Hidup 2026, Pemerintah Kota Tangerang berharap semakin banyak aksi positif yang lahir dari masyarakat, mulai dari pengurangan sampah, penghijauan lingkungan, penghematan energi, hingga kegiatan edukasi yang dapat meningkatkan kepedulian terhadap isu perubahan iklim.
Pemerintah juga menilai kolaborasi seluruh elemen masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan di Kota Tangerang.




