PortalBanten – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Serang menyiapkan sebanyak 800 atlet untuk berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten yang akan digelar di Kota Tangerang Selatan pada 15–24 November 2026.
Meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran, KONI Kota Serang tetap optimistis mampu meningkatkan prestasi dengan mengusung semangat Ora Wedi atau berani.
Ketua KONI Kota Serang, Edi Irianto, mengatakan bahwa para atlet akan bertanding di 60 cabang olahraga (cabor), mulai dari kategori permainan, bela diri, terukur, hingga akurasi.
“Kita sudah menyiapkan atlet-atlet yang akan membawa nama baik Kota Serang di kancah Porprov nanti. Yang dipertandingkan adalah 60 cabang olahraga, baik itu beladiri, permainan, terukur, akurasi,” ujarnya pada 09 Oktober 2026.
Menurutnya, Porprov merupakan ajang olahraga bergengsi yang diselenggarakan setiap empat tahun sekali. Kompetisi tersebut juga menjadi tolok ukur pembinaan dan prestasi olahraga di tingkat daerah.
“Pekan Olahraga Provinsi itu adalah setara kalau di tingkat nasional adalah PON. Sekali lagi, Porprov itu 4 tahun sekali, kayak PON,” tambahnya.
Pada pelaksanaan Porprov VII Banten, KONI Kota Serang menargetkan perbaikan peringkat dibandingkan Porprov VI Banten yang berlangsung di Kota Tangerang empat tahun lalu. Saat itu, Kota Serang menempati peringkat keenam.
“Target kita setidak-tidaknya kita memperbaiki peringkat lah. Kalau dari 6, naik ke-5 memperbaiki itu, syukur-syukur 4,” ungkapnya.
Edi menjelaskan, sebanyak 800 atlet telah disiapkan untuk mencapai target tersebut. Namun, keterbatasan anggaran menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapi KONI Kota Serang dalam mempersiapkan kontingen.
Kendati demikian, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat para atlet dan pengurus untuk memberikan hasil terbaik bagi Kota Serang. Semangat Ora Wedi menjadi salah satu motivasi yang ditanamkan kepada para atlet agar tetap berani bersaing dengan daerah lain.
“Kota Serang punya semangat, kemudian kita punya doktrin, itu namanya bahasa Serang ora wedi. Ora wedi itu adalah kita berani. Kenapa kita berani, kita tanamkan atlet, karena kita dukungan anggarannya minim sekali,” tegasnya.
Di tengah keterbatasan tersebut, KONI Kota Serang berharap para atlet tetap fokus menjalani persiapan dan mampu menunjukkan kemampuan terbaik saat bertanding. Dukungan masyarakat juga dinilai penting untuk menambah motivasi para atlet dalam membawa nama baik daerah.
Edi pun meminta doa dan dukungan masyarakat Kota Serang agar kontingen yang diberangkatkan dapat meraih prestasi lebih baik dibandingkan penyelenggaraan Porprov sebelumnya.
“Minta doanya dari teman-teman di Kota Serang supaya kita berprestasi, setidaknya peringkatnya lebih baik dibandingkan Porprov 4 tahun yang lalu,” tandasnya.
