Peringati HAN, Pemkab Serang dan Sakatonik ABC Ajak Orang Tua Ciptakan “Makan Tanpa Drama”

/


Peringati HAN, Pemkab Serang dan Sakatonik ABC Ajak Orang Tua Ciptakan “Makan Tanpa Drama”

PortalBanten – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang bersama Sakatonik ABC menggelar Gerakan Makan Tanpa Drama dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026. Kegiatan yang berlangsung di Stadion Heroik Grup 1 Kopassus, Selasa (28/7/2026), itu diikuti sekitar 20 ribu anak jenjang TK hingga SD bersama orang tua, guru, dan masyarakat.

Kegiatan tersebut mendapat dukungan dari Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD Kabupaten Serang sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menciptakan suasana makan yang menyenangkan demi mendukung pemenuhan gizi dan tumbuh kembang anak.

Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, mengatakan Hari Anak Nasional menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh pihak dalam memenuhi hak-hak anak, termasuk hak memperoleh gizi yang baik dan pola pengasuhan yang positif.

“Hari Anak Nasional menjadi momentum bagi kita semua untuk semakin memperkuat komitmen dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak,” ujarnya.

Menurutnya, Gerakan Makan Tanpa Drama tidak hanya mendorong anak agar terbiasa mengonsumsi makanan bergizi, tetapi juga mengingatkan pentingnya peran keluarga dalam membangun suasana makan yang hangat dan menyenangkan.

“Kami menyambut baik Gerakan Makan Tanpa Drama karena tidak hanya mengajak anak-anak membangun kebiasaan makan yang sehat, tetapi juga mengingatkan pentingnya peran keluarga dalam menciptakan suasana makan yang hangat dan menyenangkan,” katanya.

Zakiyah berharap gerakan tersebut mampu menginspirasi lebih banyak keluarga di Kabupaten Serang untuk membangun kebiasaan baik yang berdampak terhadap kualitas kesehatan anak.

“Sejalan dengan visi Serang Bahagia, harapan kami gerakan ini dapat menginspirasi semakin banyak keluarga di Kabupaten Serang untuk membentuk kebiasaan baik yang akan berdampak bagi masa depan anak-anak,” tandasnya.

Sementara itu, Group Head of Marketing & Consumer Insights Kalbe Consumer Health, Irwan Wijaya, mengatakan Gerakan Makan Tanpa Drama merupakan komitmen jangka panjang Sakatonik ABC dalam mendampingi para orang tua menghadapi tantangan anak yang sulit makan.

“Kami melihat bahwa tantangan terbesar yang dihadapi orang tua bukan semata-mata ketika anak sulit makan, tetapi bagaimana menciptakan momen makan yang menyenangkan tanpa tekanan. Karena itu, melalui Gerakan Makan Tanpa Drama, kami ingin mengambil peran lebih besar dari sekadar menghadirkan produk,” ujarnya.

Ia menambahkan, Sakatonik ABC berupaya menghadirkan edukasi sekaligus solusi untuk membantu orang tua membangun kebiasaan makan sehat melalui berbagai inovasi, salah satunya vitamin anak Sakatonik ABC Curcuma Madu.

Irwan berharap sinergi antara dunia usaha dan pemerintah dapat menjadi langkah awal membangun budaya makan yang positif di lingkungan keluarga sebagai bagian dari upaya mencetak generasi Indonesia yang sehat, cerdas, tangguh, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.

“Kami percaya bahwa perubahan besar selalu berawal dari kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten. Ketika anak menikmati momen makan dan kebutuhan nutrisinya terpenuhi, mereka memiliki kesempatan lebih besar untuk tumbuh sehat, aktif, dan percaya diri,” tandasnya. (*)