PortalBanten – Lima abad Kabupaten Serang akan diperingati pada Kamis, 5 Oktober 2026. Namun, bagi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Majelis Penyelamat Organisasi (MPO) Cabang Serang, momentum tersebut bukan sekadar alasan untuk menggelar seremoni dan perayaan.
HMI MPO Cabang Serang justru menyerukan aksi turun ke jalan dan mendatangi Kantor Bupati Serang untuk menyampaikan kritik terhadap sejumlah persoalan yang dinilai masih membebani masyarakat.
Mide Formatur HMI MPO Cabang Serang Ahlan menyampaikan bahwa angka 500 tahun seharusnya menjadi momentum untuk bertanya lebih jauh, apa yang sebenarnya sudah berubah dan dirasakan masyarakat setelah Kabupaten Serang berusia setengah milenium?
“Di usia yang ke-5 abad ini Kabupaten Serang yang seharusnya sudah jauh berkembang, namun hari ini masih banyak persoalan-persoalan mendasar yang belum selesai,” Ujarnya.
Pertanyaan itu muncul di tengah sejumlah persoalan yang masih menjadi sorotan, mulai dari pengangguran, dugaan praktik percaloan lowongan kerja, hingga persoalan aktivitas pertambangan yang diduga ilegal dan berpotensi berdampak terhadap lingkungan.
Ia juga menegaskan menegaskan bahwa Kabupaten Serang selama ini dikenal sebagai salah satu kawasan industri. Namun, menurut HMI MPO Cabang Serang, keberadaan industri belum sepenuhnya berbanding lurus dengan kemudahan masyarakat lokal memperoleh pekerjaan.
Praktik percaloan tenaga kerja bahkan menjadi salah satu persoalan yang disoroti mahasiswa. Mereka menilai pencari kerja tidak seharusnya dibebani biaya tambahan ataupun dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang mencari keuntungan dari kebutuhan masyarakat untuk mendapatkan pekerjaan.
“Usia 500 tahun ini ironis. Di saat pejabat sibuk merayakan seremonial, di akar rumput anak-anak muda lokal kita masih diperas lewat praktik calo tenaga kerja untuk bisa bekerja di tanah sendiri. Belum lagi persoalan lingkungan dan tambang ilegal yang dibiarkan mengancam keselamatan warga,” tandasnya.
Lima Abad, Masih Berkutat dengan Persoalan Lama
HMI MPO Cabang Serang menilai perayaan HUT ke-500 Kabupaten Serang jangan sampai menjadi panggung untuk menampilkan keberhasilan pemerintah tanpa melihat persoalan yang masih terjadi di lapangan.
Mahasiswa meminta Pemkab Serang tidak hanya sibuk dengan agenda seremonial, tetapi juga menunjukkan keberpihakan melalui kebijakan yang benar-benar menyentuh persoalan masyarakat.
Salah satu tuntutan yang disuarakan adalah pemberantasan praktik calo tenaga kerja. Pemerintah daerah didorong membuka ruang rekrutmen yang transparan sekaligus memastikan masyarakat lokal memiliki akses yang adil terhadap peluang kerja di wilayahnya sendiri.
Persoalan lingkungan juga menjadi perhatian. HMI MPO Cabang Serang mendesak adanya tindakan yang lebih tegas terhadap aktivitas pertambangan yang diduga ilegal dan berpotensi merusak lingkungan.
Menurut mahasiswa, persoalan tersebut tidak boleh dibiarkan hanya karena pemerintah sedang berada dalam suasana perayaan hari jadi.
Jangan Sampai Seremoni Menutupi Realitas
Momentum 500 tahun Kabupaten Serang, bagi HMI MPO, semestinya menjadi titik evaluasi besar terhadap kinerja pemerintah daerah.
Bukan hanya menghitung berapa banyak acara yang digelar, tetapi juga mengukur berapa banyak persoalan masyarakat yang berhasil diselesaikan.
HMI MPO Cabang Serang juga mendesak adanya evaluasi terhadap kinerja birokrasi daerah yang dinilai masih lamban dalam merespons sejumlah persoalan di tengah masyarakat.
Mahasiswa mengingatkan, pembangunan tidak cukup diukur melalui proyek, gedung, kawasan industri maupun kemeriahan perayaan. Ukuran yang lebih penting adalah apakah masyarakat memperoleh pekerjaan secara adil, lingkungan tetap terjaga, serta pemerintah hadir ketika warga menghadapi persoalan.
Karena itu, bagi HMI MPO Cabang Serang, usia 500 tahun bukan sekadar angka yang layak dirayakan.
Lima abad seharusnya menjadi kesempatan bagi Pemkab Serang untuk bercermin. Sebab, jika persoalan mendasar masyarakat masih berulang, maka kemeriahan seremoni justru berisiko menjadi kontras dengan realitas yang dihadapi warga.
Ia juga menegaskan bahwa HMI MPO Cabang Serang akan terus mengawal Pemerintah Kabupaten Serang dalam menangani persoalan-persoalan yang ada serta akan turun aksi untuk menyampaikan kritik agar pemerintah segera menangani segala permasalahan.
“HMI MPO Cabang Serang pun memastikan akan turun kejalan melakukan Aksi Demonstrasi di depan Pendopo Bupati Serang, Kami mendesak Pemerintah Kabupaten Serang agar segera menyelesaikan perosalan yang merugikan Masyarakat Kabupaten Serang, dan kami membawa pesa sederhana, jangan hanya merayakan usia Kabupaten Serang, tetapi pastikan rakyat juga merasakan hasil dari perjalanan panjang tersebut,” tegasnya.
