PortalBanten – PT Sucorinvest Asset Management (Sucor AM) menggandeng PT Bank Central Asia Tbk (BCA) untuk memperluas akses masyarakat terhadap produk investasi reksa dana.
Melalui kerja sama ini, produk Sucorinvest Premium Sovereign Balanced Fund Kelas B (SPSBF-B) kini dapat dibeli melalui layanan investasi BCA dengan nilai awal mulai Rp10.000.
Kerja sama tersebut ditandai dengan seremoni pemasaran produk investasi reksa dana yang berlangsung di Hotel Pullman, Jakarta, Senin, 19 Oktober 2026.
Kolaborasi ini hadir di tengah meningkatnya partisipasi masyarakat dalam investasi.
Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) per akhir Agustus 2026, jumlah investor reksa dana tercatat mencapai 29.841.507 Single Investor Identification (SID).
Angka tersebut menunjukkan besarnya partisipasi masyarakat dalam instrumen investasi reksa dana sekaligus membuka peluang bagi perusahaan pengelola investasi dan perbankan untuk memperluas jangkauan layanan keuangan.
Produk SPSBF-B merupakan reksa dana campuran yang dapat mengalokasikan investasi pada efek ekuitas, efek utang, dan instrumen pasar uang. Karakteristik tersebut memberikan fleksibilitas bagi pengelola investasi dalam menyesuaikan alokasi aset dengan kondisi pasar.
Masyarakat dapat mengakses produk ini melalui fitur Investasi pada aplikasi myBCA maupun melalui kantor cabang BCA tertentu yang melayani transaksi investasi.
Direktur Utama Sucor AM, Upik Susiyawati, menyampaikan bahwa kerja sama dengan BCA merupakan bagian dari upaya perusahaan menghadirkan pilihan investasi yang sesuai dengan kebutuhan nasabah, khususnya investor dengan profil risiko moderat dan tujuan investasi jangka menengah.
“Kami melihat industri Reksa Dana masih memiliki prospek pertumbuhan yang positif, didukung oleh semakin luasnya partisipasi masyarakat dalam investasi. Melalui kemitraan dengan BCA, kami ingin terus mengambil bagian dalam mendorong perkembangan ekosistem investasi di Indonesia,” ujarnya.
Ia berharap kolaborasi tersebut tidak hanya memperluas distribusi produk, tetapi juga menambah pilihan investasi yang dapat dipertimbangkan masyarakat sesuai kebutuhan finansial masing-masing.
“Kami berharap, kerja sama ini dapat memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan industri Reksa Dana. Tidak hanya dari sisi perluasan distribusi, tetapi juga dalam menghadirkan produk yang dapat melengkapi pilihan investasi nasabah,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur BCA, Haryanto T. Budiman, menyampaikan bahwa kebutuhan finansial nasabah yang semakin beragam mendorong perseroan untuk terus menghadirkan solusi investasi melalui ekosistem layanan perbankan yang dimiliki.
Menurutnya, kemudahan akses menjadi salah satu faktor penting dalam memberikan pengalaman investasi kepada nasabah.
“Kami menyadari minat investasi masyarakat terus tumbuh positif dan BCA hadir untuk mengakomodir kebutuhan tersebut. Hadirnya produk Reksa Dana Sucor AM di BCA merupakan salah satu upaya kami untuk memberikan alternatif investasi bagi masyarakat yang sesuai dengan profil dan tujuan finansialnya,” tandasnya.
Berdasarkan data per Juni 2026, BCA melayani lebih dari 40 juta rekening nasabah dengan dukungan lebih dari 1.200 kantor cabang. Dari jumlah tersebut, lebih dari 190 kantor cabang melayani transaksi investasi.
Melalui kerja sama ini, kedua perusahaan berharap dapat memperluas jangkauan pemasaran produk reksa dana sekaligus mendukung pertumbuhan industri investasi di Indonesia.
Meski menawarkan kemudahan akses dan nilai pembelian awal yang relatif terjangkau, calon investor tetap perlu memahami karakteristik produk, risiko fluktuasi nilai investasi, serta kesesuaiannya dengan tujuan keuangan sebelum mengambil keputusan investasi.
