Dorong Optimalisasi PAD, DPRD Kota Serang Minta Pemkot Fokus Perbaiki Jalan Permukiman

/


Dorong Optimalisasi PAD, DPRD Kota Serang Minta Pemkot Fokus Perbaiki Jalan Permukiman

PortalBanten – DPRD Kota Serang mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Serang agar lebih cermat dan efisien dalam mengelola anggaran daerah. Selain menargetkan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), pihak legislatif meminta agar pemerataan infrastruktur benar-benar menyasar jalan-jalan lingkungan di permukiman warga.

Wakil Ketua DPRD Kota Serang, Farhan Aziz, menyebutkan bahwa peningkatan PAD sangat krusial untuk memperluas jangkauan pelayanan publik, terlebih di tengah dinamika perekonomian saat ini. Maraknya kemunculan sektor hotel, restoran, dan kafe (Horeka) di Kota Serang dinilai menjadi pendorong utama potensi pendapatan tersebut.

“Saya fokus pada pendapatan daerah karena kondisi makro saat ini sedang kurang baik. Namun, dengan maraknya potensi Horeka (hotel, restoran, dan kafe), kita berharap PAD Pemkot Serang bisa terus bertambah. Dengan begitu, kapasitas kita dalam melayani publik juga makin besar,” ujarnya.

Terkait porsi anggaran infrastruktur yang telah melampaui ketentuan mandatory spending (di atas 20%), Farhan mewanti-wanti pihak eksekutif agar penggunaannya tidak sekadar menggugurkan kewajiban penyerapan, melainkan tepat sasaran.

“Kami mengingatkan eksekutif agar hati-hati menggunakan anggaran, jangan sampai tidak efisien. Efisiensi itu bukan hanya soal pemotongan anggaran, melainkan bagaimana dana yang di plotting bisa digulirkan seefektif mungkin. Jangan hanya jalan utama yang diperhatikan, tetapi juga jalan lingkungan yang banyak diaspirasikan masyarakat saat kami turun ke dapil,” tegasnya.

Ia pun mencontohkan kondisi di wilayah konstituennya, di mana perbaikan akses jalan warga masih belum tersentuh pemerataan walau telah diusulkan bertahun-tahun.

“Contohnya di dapil saya, daerah BAP di RW 11 dan RW 12, masih ada jalan yang belum dibeton. Bagian depannya sudah dibeton, tapi begitu masuk ke dalam masih berupa makadam (bebatuan). Warga sudah 2 sampai 3 tahun mengusulkan perbaikan, namun alasannya selalu belum ada anggaran. Kami berharap, seiring meningkatnya anggaran daerah, pembangunannya bisa merata sampai ke jalan-jalan lingkungan,” tandasnya.

Sebagai langkah konkrit, dorongan efisiensi anggaran dan fokus pembangunan jalan lingkungan ini bakal dikawal ketat oleh DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dalam pembahasan Badan Anggaran (Banggar) mendatang.