Hadapi Era AI, Siswa TKJ SMKN 1 Kragilan Dibekali Kemampuan Data-Driven oleh UNPAM

/


PortalBanten – Universitas Pamulang (UNPAM) melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) menggelar pelatihan bertajuk “Pengenalan Data-Driven Problem Solving dalam Pemecahan Masalah Teknologi di Era AI” bagi siswa Program Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) SMKN 1 Kragilan, Kabupaten Serang, Kamis 24 September 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Aula SMKN 1 Kragilan ini ditujukan untuk membekali generasi muda dengan keterampilan adaptasi, berpikir kritis, serta kemampuan memanfaatkan teknologi secara efektif di tengah pesatnya perkembangan Artificial Intelligence (AI).

Melalui pendekatan Data-Driven Problem Solving, para siswa diajarkan untuk menjadikan data sebagai fondasi utama dalam memahami kondisi, menganalisis masalah, menentukan strategi, hingga menghasilkan solusi yang terukur. Materi yang disampaikan mencakup peran data dalam perkembangan AI, tahapan berpikir sistematis, hingga penerapan praktis seperti analisis gangguan sistem dan pengelolaan jaringan komputer.

Ketua Tim PkM UNPAM, Vira Fitriza Fadli, menegaskan pentingnya penguasaan kompetensi analitis bagi para pelajar di bidang teknologi informasi.

“Di era Artificial Intelligence, kemampuan memahami data dan menggunakannya untuk menyelesaikan masalah menjadi kompetensi yang semakin dibutuhkan. Siswa TKJ perlu memiliki kemampuan teknis sekaligus kemampuan berpikir analitis agar mampu menghadapi perkembangan teknologi yang terus berubah,” ujarnya. 

Kegiatan pelatihan yang didampingi oleh dosen Feby Charlos, Novi Hardiansyah, serta lima mahasiswa UNPAM ini berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi, studi kasus, dan tanya jawab.

Selain pembekalan materi teknis, tim PkM UNPAM juga memanfaatkan momentum ini untuk memperkenalkan peluang studi lanjut di perguruan tinggi, khususnya pada Program Studi Sistem Informasi UNPAM Kampus Serang.

Anggota tim dosen PkM UNPAM, Feby Charlos, menyampaikan bahwa pemahaman mengenai dunia perguruan tinggi dan industri digital dapat membuka wawasan karir masa depan bagi para siswa kejuruan.

“Industri saat ini membutuhkan sumber daya manusia yang mampu memahami teknologi sekaligus menggunakannya untuk menyelesaikan permasalahan nyata. Melalui pengenalan bidang Sistem Informasi, siswa dapat melihat berbagai peluang pengembangan diri di dunia teknologi,” ungkapnya. 

Rangkaian acara yang berlangsung dari pukul 08.00 hingga 13.00 WIB ini mendapat antusiasme tinggi dari para peserta. Melalui program ini, UNPAM mempertegas komitmennya dalam meningkatkan literasi digital serta memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah kejuruan guna mencetak SDM yang siap bersaing di era digital.