Meski Indikator Ekonomi Meningkat, Bupati Serang Sebut Pengangguran dan Kemiskinan Masih Jadi PR

/


PortalBanten – Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kabupaten Serang dalam Rapat Paripurna Istimewa memperingati Hari Jadi Kabupaten Serang ke-500, Kamis, 8 Oktober 2026.


Dalam pidatonya, ia menyebut sejumlah indikator pembangunan mengalami perubahan positif dibandingkan tahun sebelumnya. Di antaranya penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT), penurunan angka kemiskinan, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), hingga pertumbuhan ekonomi.


“Penurunan angka Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) 0,45 poin menjadi 8,73. Angka kemiskinan turun 0,03 poin menjadi 4,48 persen, Indeks Pembangunan Manusia meningkat 0,82 poin menjadi 74,10 serta laju pertumbuhan ekonomi naik 0,35 poin menjadi 5,52 persen,” ujarnya.


Meski sejumlah indikator tersebut menunjukkan peningkatan, Ratu menegaskan capaian itu tidak boleh membuat Pemerintah Kabupaten Serang berpuas diri.
“Dibalik setiap angka terdapat keluarga dan warga yang menunggu kebijakan yang lebih tepat sasaran,” tandasnya.


Menurut Ratu, angka-angka dalam indikator pembangunan tidak semata-mata menjadi ukuran keberhasilan pemerintah. Di baliknya terdapat persoalan masyarakat yang membutuhkan intervensi kebijakan secara langsung dan tepat sasaran.


Ia mengakui masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang harus diselesaikan Pemerintah Kabupaten Serang.


Persoalan pengangguran, disparitas pembangunan antarwilayah, stunting hingga kemiskinan disebut masih menjadi tantangan yang membutuhkan perhatian serius.
Karena itu, capaian sejumlah indikator pembangunan tersebut dinilai belum cukup menjadi alasan bagi pemerintah untuk berhenti melakukan pembenahan.


Momentum 500 tahun Kabupaten Serang, kata Ratu, harus menjadi pengingat bahwa pembangunan tidak hanya berbicara mengenai capaian angka, tetapi juga mengenai sejauh mana kebijakan pemerintah mampu menjawab persoalan yang masih dirasakan masyarakat.


Dengan demikian, peningkatan indikator pembangunan diharapkan tidak berhenti pada capaian statistik, tetapi berlanjut pada perbaikan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten Serang.