Pembangunan Perlintasan Sebidang di Banten, Dua JPL Masuki Tahap Pemasangan Rambu

/


PortalBanten – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta terus melanjutkan pembangunan fasilitas perlintasan sebidang di wilayah Banten. Dari empat titik yang tengah dikerjakan, dua perlintasan kini telah memasuki tahap pembangunan dan pemasangan rambu.

Dua perlintasan tersebut yakni JPL 156 lintas Tigaraksa–Cikoya di Cikasungka, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, serta JPL 98 lintas Cisauk–Cicayur, Kabupaten Tangerang.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan pekerjaan pembangunan dilakukan secara bertahap sesuai dengan progres di masing-masing lokasi.

“Saat ini JPL 156 dan JPL 98 sudah memasuki tahap pembangunan dan pemasangan rambu perlintasan. Setelah tahapan tersebut selesai, pekerjaan akan dilanjutkan dengan pemasangan palang perlintasan,” ujarnya.

Sementara itu, pembangunan fasilitas perlintasan juga berlangsung di lintas Batuceper–Tanah Tinggi, tepatnya di Km 16+330 dan Km 17+650. Kedua titik tersebut saat ini masih berada dalam tahap pembangunan pondasi gardu.

“Progres setiap lokasi memang berbeda. Dua titik di lintas Batuceper–Tanah Tinggi masih berada pada tahap pondasi gardu, sedangkan JPL 156 dan JPL 98 sudah lebih lanjut pada tahap pembangunan rambu,” jelasnya.

Selain pembangunan fisik, KAI Daop 1 Jakarta juga menyiapkan personel yang nantinya bertugas di perlintasan tersebut. Calon petugas telah mengikuti pendidikan melalui sertifikasi smart card pada 19–25 September 2026.

Sertifikasi tersebut menjadi bagian dari pemenuhan kompetensi dan persyaratan sebelum para petugas mulai berdinas di perlintasan.

Ia menambahkan, perlintasan tersebut nantinya tidak dioperasikan secara otomatis, melainkan dilayani oleh petugas penjaga perlintasan.

“Kesiapan fasilitas harus berjalan seiring dengan kesiapan personel. Karena itu, petugas yang nantinya berdinas terlebih dahulu mengikuti pendidikan dan sertifikasi agar memenuhi persyaratan yang ditetapkan,” tambahnya.

KAI Daop 1 Jakarta mengingatkan masyarakat bahwa rambu yang telah terpasang di JPL 156 dan JPL 98 belum beroperasi selama proses pembangunan masih berlangsung.

Masyarakat dan pengguna jalan diminta tetap berhati-hati ketika melintasi lokasi, mengurangi kecepatan, memperhatikan kondisi kanan dan kiri jalur, serta memastikan jalur dalam kondisi aman sebelum melintas.

“Pekerjaan di seluruh titik terus kami lanjutkan sesuai tahapan masing-masing. Selama fasilitas belum beroperasi sepenuhnya, kami mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan saat melintasi perlintasan,” tandasnya.