PortalBanten.COM – DPRD Kota Serang mulai membahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 yang telah disampaikan oleh Pemerintah Kota Serang.
Dokumen tersebut diterima secara simbolis oleh pimpinan DPRD dan selanjutnya akan dibahas lebih lanjut melalui pembentukan panitia khusus (pansus).
Ketua DPRD Kota Serang, Muji Rohman, mengatakan sejumlah indikator makro daerah menunjukkan perkembangan positif. Di antaranya peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) serta penurunan angka pengangguran.
“Seluruh dokumen yang telah disampaikan Wali Kota akan dibuka dan dikaji oleh pansus,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pansus DPRD diberikan waktu selama 30 hari untuk melakukan pembahasan secara menyeluruh. Dalam waktu tersebut, seluruh program pemerintah akan dievaluasi.
Menurutnya, pembahasan ini penting untuk memastikan seluruh program yang dijalankan sepanjang 2025 telah sesuai dengan perencanaan dan ketentuan yang berlaku.
“Jika ada yang perlu diperbaiki akan dituangkan dalam kajian, termasuk jika ditemukan hal yang tidak sesuai dengan aturan,” tegasnya.
Sementara itu, Walikota Serang Budi Rustandi menyebut penyampaian LKPJ merupakan kewajiban konstitusional pemerintah daerah sebagai bentuk pertanggungjawaban kinerja kepada DPRD.
Ia menambahkan, salah satu capaian yang diraih adalah penurunan angka pengangguran yang dipengaruhi oleh masuknya investasi.
“Investasi memiliki peran penting dalam menekan angka pengangguran,” katanya.
Meski begitu, ia mengakui masih ada program yang perlu diperbaiki. Pemerintah Kota Serang, lanjutnya, terbuka terhadap masukan DPRD dalam pembahasan pansus.
LKPJ 2025 ini akan menjadi dasar evaluasi bersama untuk meningkatkan kinerja pembangunan di tahun berikutnya.
